Tampilkan postingan dengan label Tips tips/ Fakta Unik. Tampilkan semua postingan
8 Peraturan Aneh di Jepang
JEPANG - Jepang menjadi salah satu negara yang menerapkan peraturan yang sangat ketat di dunia pendidikan. Bahkan, Negeri Sakura itu sering disorot lantaran melegalkan peraturan-peraturan aneh di sekolah.
Inilah sejumlah peraturan sekolah yang sering dianggap unik:
1.Siswa taman kanak-kanak (TK) harus bertelanjang kaki selama mengikuti pelajaran. Namun, tidak jelas apakah ketika hanya ada di dalam ruangan atau tidak.
2. Siswa harus pergi ke sekolah memakai seragam sekolah dan memakai helm saat mengendarai sepeda di jalan, bahkan ketika sedang berhenti.
3. Di sekolah menengah pertama peraturan lebih ditekankan pada penampilan. Setiap siswa harus memakai kaos kaki.
4. Selama perjalanan dari rumah ke sekolah dan sebaliknya, setiap siswa dilarang memakai sweater, karena akan membuat penampilan tampak lebih buruk.
5. Semua siswa dilarang membawa tas sekolah kecuali siswa tahun ketiga.
6. Soal potongan rambut, rambut anak laki-laki harus pendek, panjang rambut di bagian belakang tidak boleh menyentuh krah baju. Semua siswa dilarang pacaran atau melakukan hal-hal yang berbau romantis.
7. Semua siswa dilarang memakai gelang lebih dari dua, ini untuk mengantisipasi agar tidak dipakai untuk mencontek saat ujian atau tes. Anak laki-laki tidak boleh memakai minyak rambut.
8. Setiap siswa tidak diperkenankan memakai sepatu dengan hak yang terbuat dari kayu, yang memang sekarang mungkin tidak bisa ditemukan di Jepang.
Negara Dengan Kasus Bully Terbanyak
Menurut survei global yang diadakan oleh Latitude News pada 40 negara, terdapat fakta-fakta baru yang mengejutkan. Murid laki-laki ternyata lebih banyak mengalami kasus bullying dibanding murid perempuan. Murid perempuan menurut data lebih banyak menggosip ketimbang melakukan aksi kekerasan dengan fisik.
Lalu negara-negara mana saja yang memiliki kasus bullying tertinggi?
1. Jepang
Jepang ternyata menduduki urutan pertama terkait kasus bullying yang terjadi lingkungan sekolah. Bullying di Jepang lebih ke arah mengucilkan si korban daripada melakukan aksi kekerasan secara fisik. Seisi ruangan kelas bisa saling bekerja sama untuk menyudutkan si korban. Di Jepang, tindakan seperti ini disebut ‘ijime’.
2. Indonesia
Negara kedua dengan kasus tertinggi di lingkungan sekolah adalah Indonesia. Aksi bullying di Indonesia menurut survei cenderung lebih banyak dilakukan di media sosial.
Sebagai negara dengan jumlah populasi terbanyak keempat di dunia, Indonesia memiliki jumlah pengguna Facebook terbesar ketiga di dunia. Selain itu, Indonesia juga ‘menyumbang’ 15 persen tweet setiap hari untuk Twitter.
Karena penggunaan media sosial itu maka anak-anak Indonesia cenderung mengalami cyberbullied atau bullying di dunia maya. Fakta juga menunjukan bahwa 50 persen orang dewasa di Indonesia mengetahui tindakan bullying atau kekerasan yang dilancarkan lewat dunia maya kepada anak usia sekolah.
3. Kanada dan Amerika Serikat
Kedua negara Kanada dan Amerika Serikat masih bergumul dengan berbagai kasus bullying yang marak terjadi disekolah. Baik Kanada maupun Amerika Serikat tidak memberikan toleransi bagi para pelaku bullying yang terjadi di sekolah-sekolah.
4. Finlandia
Kasus bullying di Finlandia juga tergolong tinggi. Untuk mengantisipasinya, pemerintah telah menggalang program anti-bullying bernama KiVa. Program ini sudah dijalankan oleh lebih dari 90 persen sekolah di Finlandia dan terbukti berhasil.
Selain keempat negara di atas, negara lain seperti Lithuania, Latvia, dan Yunanijuga tercatat sebagai negara dengan kasus bullying tertinggi
----
Nah lo, Indonesia nomor 2 woi :v
Jepang nomor satu, kalau mau ke Jepang kayaknya mikir2 dlu nih :v
Jepang nomor satu, kalau mau ke Jepang kayaknya mikir2 dlu nih :v
Sumber : Internet
Robot Yang Meniru Kecoa
aku kali ini akan membahas penemuan terbaru dari University of California Ciptakan Robot Ninja Dengan Kecepatan Manuver Kecoak Yaitu 50 Kali Tinggi Badan per Detik,woow benar benar cepat ibarat ninja melompat menghindar dari musuh.
Reputasi kecoak sebagai ahli meloloskan diri mengundang minat peneliti University of California membuat robot yang sanggup menghindar dari kejaran musuh. Gerakan akrobatik layaknya ninja ini terbukti membuat kecoak hilang dari pandangan manusia yang memburunya.
Ada saja cara yang dipakai kecoak menghindar dari kejaran manusia. Binatang yang dicap menjijikkan ini berukuran sangat tipis sehingga bisa meloloskan diri dengan masuk ke dalam celah. Kecoak juga bisa berlari cepat, mencapai 50 kali panjang tubuh dalam satu detik, untuk lolos dari kejaran manusia.
Sebuah gerakan meloloskan diri ditemukan peneliti University of California. Kecoak merayap ke pinggir meja lalu menghilang dalam sekejap mata. Kamera supercepat merekam gerakan akrobat itu dalam gerakan lambat. Terlihat kecoak mengaitkan tubuh menggunakan pengait di kedua kaki belakangnya lalu meloncat ke udara membuat gerakan mengayun.
Hap, kecoak kini menempel di balik permukaan. "Mata manusia tak bisa melihat gerakan ini," ujar ahli biologi integratif dasri University of California, Robert Full, melalui laman universitas.
Selama penelitian, mahasiswa master biofisika Michel Mongeau dan mahasiswa sarjana teknik biologi Brian McRae menemukan kecoak tak menjatuhkan diri saat bermanuver. Serangga ini berlari pada kecepatan penuh ke pinggir lalu menyangkutkan kait kaki belakang ke permukaan sambil meloncat sehingga mengayun seperti pendulum.
Teknik ini menghemat energi sebesar 75 persen dibandingkan merayap perlahan. Ahli robot Ron Fearing dari Universitas California membuat robot berkaki enam mirip kecoak. Robot tersebut disebut Dynamic Autonomous Sprawled Hexapod (DASH).
Lembaran Velcro kecil dipasangkan di kaki belakang robot ini untuk menirukan gerakan akrobat kecoak. "Binatang memiliki banyak manuver mengagumkan yang sanggup menginspirasi perancangan robot lincah," ujar Fearing.
Menurut dia, insinyur hanya berpacu membuat robot yang hebat berjalan, berlari, atau memanjat. Namun sedikit yang mempelajari gerakan ekstrem yang membuat robot lebih lincah. Manuver peralihan antara satu gerakan ke gerakan lain justru membuat robot semakin sulit diburu. "Robot kaya manuver bisa menyelusup ke daerah berbahaya yang tak bisa dicapai penyelamat," kata dia.
Video
Reputasi kecoak sebagai ahli meloloskan diri mengundang minat peneliti University of California membuat robot yang sanggup menghindar dari kejaran musuh. Gerakan akrobatik layaknya ninja ini terbukti membuat kecoak hilang dari pandangan manusia yang memburunya.
Ada saja cara yang dipakai kecoak menghindar dari kejaran manusia. Binatang yang dicap menjijikkan ini berukuran sangat tipis sehingga bisa meloloskan diri dengan masuk ke dalam celah. Kecoak juga bisa berlari cepat, mencapai 50 kali panjang tubuh dalam satu detik, untuk lolos dari kejaran manusia.
Sebuah gerakan meloloskan diri ditemukan peneliti University of California. Kecoak merayap ke pinggir meja lalu menghilang dalam sekejap mata. Kamera supercepat merekam gerakan akrobat itu dalam gerakan lambat. Terlihat kecoak mengaitkan tubuh menggunakan pengait di kedua kaki belakangnya lalu meloncat ke udara membuat gerakan mengayun.
Hap, kecoak kini menempel di balik permukaan. "Mata manusia tak bisa melihat gerakan ini," ujar ahli biologi integratif dasri University of California, Robert Full, melalui laman universitas.
Selama penelitian, mahasiswa master biofisika Michel Mongeau dan mahasiswa sarjana teknik biologi Brian McRae menemukan kecoak tak menjatuhkan diri saat bermanuver. Serangga ini berlari pada kecepatan penuh ke pinggir lalu menyangkutkan kait kaki belakang ke permukaan sambil meloncat sehingga mengayun seperti pendulum.
Teknik ini menghemat energi sebesar 75 persen dibandingkan merayap perlahan. Ahli robot Ron Fearing dari Universitas California membuat robot berkaki enam mirip kecoak. Robot tersebut disebut Dynamic Autonomous Sprawled Hexapod (DASH).
Lembaran Velcro kecil dipasangkan di kaki belakang robot ini untuk menirukan gerakan akrobat kecoak. "Binatang memiliki banyak manuver mengagumkan yang sanggup menginspirasi perancangan robot lincah," ujar Fearing.
Menurut dia, insinyur hanya berpacu membuat robot yang hebat berjalan, berlari, atau memanjat. Namun sedikit yang mempelajari gerakan ekstrem yang membuat robot lebih lincah. Manuver peralihan antara satu gerakan ke gerakan lain justru membuat robot semakin sulit diburu. "Robot kaya manuver bisa menyelusup ke daerah berbahaya yang tak bisa dicapai penyelamat," kata dia.
Video



